Contoh Jurnal Penutup

contoh jurnal penutup

Kembali lagi dalam pembahasan tentang Jurnal dalam Akuntansi. Pada artikel ini kita akan membahas tentang contoh jurnal penutup.

Dalam ilmu akuntansi ada begitu banyak jenis jurnal yang perlu dipelajari. Salah satunya adalah jurnal penutup. Akan tetapi, tidak sedikit yang merasa bingung dengan jurnal ini.

Untuk itu, mereka mulai mencari seperti apa contoh jurnal penutup. Jurnal penutup merupakan jurnal yang bagian penerbitannya ada pada akhir periode akuntansi.

Tentunya hal ini sangat berguna untuk menutup akun nominal sementara waktu. Jurnal yang juga dikenal dengan nama closing journal entry ini akan sangat dibutuhkan dalam pengelolaan keuangan perusahaan.

Artikel Terkait: “Jurnal Penyesuaian dalam Akuntansi”

Apa Itu Jurnal Penutup

Jurnal penutup adalah jurnal dalam akuntansi yang memiliki fungsi untuk mengetahui catatan laba rugi pada perusahaan dan dakam siklus akuntansi tertentu.

contoh jurnal penutup

Pembuatan jurnal penutup dilakukan dengan menuliskan saldo pendapatan dan pengeluaran,yang kemudian dilakukan penutupan dengan cara mentransfer saldo yang ada ke akun laba/rugi ataupun akun perdagangan.

Terdapat empat akun yang perlu dicatat dalam jurnal penutup, yaitu akun pendapatan, akun beban, akun prive, serta ikhtisiar laba/rugi.

Kegunaan Jurnal Penutup

Jurnal yang ditulis setiap akhir periode ini mempunyai sejumlah kegunaan penting bagi suatu perusahaan. Baik itu perusahaan dagang, jasa maupun manufaktur semuanya membutuhkan jurnal penutup pada bagian akhir periode. Apa saja kegunaan jurnal penutup?

  1. Memberikan informasi terkait keuangan yang nyata dari suatu perusahaan usai melakukan penutupan.
  2. Mempermudah perusahaan ketika melaksanakan pemeriksaan. Sebab hal ini sudah diberikan pemisahan antara transaksi yang terjadi pada bagian periode terkini dengan transaksi yang ada di periode selanjutnya.
  3. Menyajikan neraca pada bagian awal periode sesudah melakukan penutupan buku.
  4. Memisahkan suatu transaksi dari akun pendapatan dan beban. Hal ini bertujuan agar keduanya tidak tercampur dengan pendapatan di tahun mendatang dan nominal beban.
  5. Agar saldo yang terdapat pada akun modal menampakkan besaran jumlah sesuai dengan kondisi pada akhir periode. Saldo dari akun modal nantinya juga bisa sama dengan modal akhir di neraca.
  6. Dapat menutup saldo pada seluruh perkiraan sementara. Hal ini bertujuan agar perkiraan tersebut berubah menjadi nol.

Istilah yang Berkaitan dengan Jurnal Penutup

Dalam menulis jurnal penutup, Anda juga perlu mencermati dan mempelajari apa saja istilah yang berkaitan dengan jurnal tersebut. Dengan demikian, maka penyusunan jurnal akan terasa lebih mudah dan efektif.

1. Akun Pendapatan

Akun pendapatan merupakan hasil yang diperoleh oleh suatu perusahaan dan dimasukkan ke dalam catatan tertentu.

Setidaknya ada dua pendapatan usaha yang perlu dicermati yaitu pendapatan yang berkaitan langsung dengan aktivitas usaha perusahaan dan pendapatan dari luar usaha. Contohnya:

AkunDebitKredit
Pendapatan.Rp.20.000.000,00. 
Ikhtisar laba dan rugi. Rp.20.000.000,00.

2. Ikhtisar Laba Rugi

Melakukan penutupan akun ikhtisar laba dan rugi menjadi kegiatan yang paling sering dilakukan oleh para akuntan perusahaan. Caranya mudah saja yakni tinggal memindahkan saldo ikhtisar tersebut ke akun modal.

Jika memperoleh laba, maka dibuat tabel seperti berikut.

RekeningDebitKredit
Ikhtisar laba dan rugi.Rp.20.000.000,00. 
Modal Rp.20.000.000,00.

Akan tetapi, apabila mendapatkan kerugian, maka sebaiknya dibuat tabel berikut.

RekeningDebitKredit
ModalRp.20.000.000,00. 
Ikhtisar laba dan rugi. Rp.20.000.000,00.

3. Akun Beban

Akun beban merupakan jenis akun pengorbanan yang terjadi ketika melakukan kegiatan usaha guna memperoleh pendapatan. Setidaknya ada dua jenis akun beban yang perlu diketahui yaitu pengorbanan langsung dan beban lainnya.

4. Akun Prive

Terakhir, ada akun prive. Ini adalah akun untuk penarikan modal yang dilakukan oleh pemilik. Besarannya hanya terjadi pada perusahaan dengan skala kecil. Caranya sangat mudah yakni memindahkannya langsung dari akun prive ke akun modal.

Contoh Jurnal Penutup Akuntansi

Agar lebih mudah untuk memahami seperti apa jurnal penutup, maka sebaiknya simak beberapa contoh berikut. Tentunya contoh dari jurnal penutup berikut sangat familiar dengan kehidupan sehari-hari. Berikut beberapa contohnya.

1. Contoh Jurnal Penutup Perusahaan Dagang

Bagi perusahaan dagang tentu sudah tidak asing dengan jurnal penutup. Jurnal ini sangat berguna demi berlangsungnya pengelolaan keuangan perusahaan yang transparan. Berikut adalah contoh jurnal penutup perusahaan dagang.

Bagian 1

TanggalPosDebitKredit
Januari 2021PersediaanRp.70.000,00
ReturRp.90.000,00 
PenjualanRp.1000.000,00 
Diskon penjualanRp.5000,00 
Pendapatan khusus sewaRp.10.000,00 
Ikhtisar laba rugi Rp.1.172.000,00

Bagian 2

TanggalPosDebitKredit
Januari 2021Ikhtisar laba rugi.Rp.2.441.000,00.
 Potongan penjualan dan retur.Rp.60.000,00.
 Diskon penjualan.Rp.10.000,00.
 Pembelian.Rp.9000,00.
 Ongkos kirim untuk pembelian produk tertentu.Rp.600.000,00.
 Beban gaji khusus penjualan.Rp.18.000,00.
 Beban iklan.Rp.90.000,00.
 Beban penyusutan hingga peralatan toko. Rp.18.000,00.
 Beban kirim penjualan.Rp.5000,00.
 Beban gaji kantor.Rp.1000.000,00.
 Beban bunga.Rp.5000,00.
 Beban administrasi lain-lain.Rp.6000,00.
 Beban bahan yang habis pakai.Rp.610.000,00.
 Beban asuransi.Rp.10.000,00.

Bagian 3

PosDebitKredit
Ikhtisar laba rugi.Rp.80.000,00. 
Modal dari pemilik usaha. Rp.80.000,00.

Bagian 4

PosDebitKredit
Ikhtisar laba rugi.Rp.80.000,00. 
Modal dari pemilik usaha. Rp.80.000,00.

2. Contoh Jurnal Penutup Perusahaan Jasa

Bagi yang bergerak di bidang perusahaan jasa, tentu juga membutuhkan jurnal penutup pada akhir periode. Untuk membuat jurnal penutup, maka sebaiknya cermati contohnya terlebih dahulu.

Link Terkait: Contoh Jurnal Umum

Berikut merupakan contoh jurnal penutup perusahaan jasa yang bisa menjadi referensi.

TanggalNama AkunRefDebitKredit
Januari 2021Ikhtisar laba rugi.411Rp.5.950.000,00.
Penghasilan untuk cetak. 410Rp.2.500.000,00.
Gaji pegawai.415 Rp.750.000,00.
Beban untuk transport. 515Rp.50.000,00.
Beban iklan. 517Rp.50.000,00.
Beban lainnya. 500Rp.50.000,00.
Beban perlengkapan. 600Rp.100.000,00.
Beban sewa. 610Rp.100.000,00.
Beban penyusutan untuk peralatan. 615Rp.50.000,00.
Modal 311Rp.2.000.000,00.
Prive 500Rp.300.000,00.

3. Contoh Jurnal Penutup Perusahaan Manufaktur

Bukan hanya perusahaan dagang dan jasa saja, akan tetapi perusahaan manufaktur juga memerlukan jurnal penutup untuk kelangsung pengelolaan keuangan perusahaan tersebut.

Simak contoh jurnal penutup perusahaan manufaktur ini dengan baik sebagai referensi.

TanggalNo. BuktiKeteranganRefDebitKredit
Januari 2021 Ikhtisar dari beban pokok biaya produksi.431Rp.17.725.000,00.
Pembelian bahan baku produksi.500Rp.5000.000,00.
Biaya untuk tenaga kerja langsung.501Rp.200.000,00.
Biaya bahan untuk pembantu.505Rp.500.000,00.
Biaya untuk tenaga kerja tak langsung.600Rp.500.000,00.
 Biaya gaji pabrik.601Rp.10.000.000,00.
  Biaya listrik, telepon dan air pabrik.602Rp.250.000,00.
 Biaya untuk perlengkapan pabrik.605Rp.100.000,00.
 Biaya untuk pemeliharaan serta perbaikan gedung pabrik.700Rp.1.000.000,00.
 Biaya untuk asuransi pabrik.701Rp.50.000,00.
 Biaya untuk penyusutan pabrik.702Rp.100.000,00.
 Biaya overhead pabrik dan lain-lain.703Rp.10.000,00.
 Biaya untuk amortisasi pabrik706Rp.15.000,00.

Berikutnya, maka Anda tinggal membuat bagaimana ikhtisar beban produksi yang akan dituangkan ke dalam tabel berikut.

TanggalKeteranganRefDKSaldo DebetSaldo Kredit
Januari 2021Penyesuaian untuk persediaan bahan baku pada bagian awal.JU12Rp.200.000,00. Rp.200.000,00.
 Penyesuaian untuk persediaan bahan baku pada bagian akhir.  Rp.300.000,00.Rp.300.000,00.
 Penyesuaian terhadap persediaan BDP pada bagian awal. Rp.50.000,00. Rp.50.000,00.
 Penyesuaian terhadap persediaan BDP pada bagian akhir.  Rp.100.000,00.Rp.100.000,00.
 Penutupan terhadap biaya pabrik. Rp.2.000.000,00. Rp.2000.000,00.

Terakhir, bisa langsung ditutup dengan ikhtisar laba rugi sehingga menjadi:

TanggalNo. BuktiKeteranganRefDebitKredit
Januari 2021 Ikhtisar Tentang Laba Rugi.711Rp.3000.000,00. 
  Ikhtisar dari beban pokok produksi.712 Rp.3000.000,00.

Penutup

Contoh jurnal penutupan tentu akan sangat membantu Anda dalam membuat laporan terkait yang sistematis dan mampu dipahami oleh para akuntan. Pelajari dengan seksama dan buatlah jurnal penutup yang bisa jelas menggambarkan transaksi keuangan internal perusahaan.

Abdurokhim
Suka menulis dan punya ketertarikan dalam dunia teknologi, bisnis dan desain